Thursday, September 16, 2010

Time to go!

..and now it is almost time to take one more step away from you. I am really thankful and appreciate all your kind supports, critiques, helps, laughter, stress, anger, and excitements. It is a pleasure to be working and to be good friends with you. You guys are the best! I'll see you some other time :)


The Fairy-tale


This picture is full of hidden meanings inside.


Never stop questioning :)

Wednesday, September 8, 2010

I'm standing still.
I'm not moving.
















Not yet..

Thursday, September 2, 2010

You've got a friend in me
You've got a friend in me
When the road looks rough ahead
And you're miles and miles from your nice warm bed
You just remember what your old pal said
Boy, you've got a friend in me
Yeah, you've got a friend in me


You've got a friend in me
You've got a friend in me
You got troubles, I got them too
There isn't anything that I wouldn't do for you
If we stick together we can see it through
Cause you've got a friend in me
Yeah, you've got a friend in me


Some other folks might be a little bit smarter than I am
Bigger and stronger too, maybe
But none of them will ever love you the way I do
It's me and you, boy


And as the years go by
Our friendship will never die
You're gonna see, It's our destiny
You've got a friend in me
You've got a friend in me
Yeah, you've got a friend in me

-------------------------------
One of my favorite songs

Short notice

Tiba-tiba sebuah pertanyaan dikeluarkan oleh guru gw di suatu sesi belajar:
"Andra, do you mostly spend your money on people instead of something you can buy?"

"Yes. Mind if i know why did you ask?"

"Nothing important; Just my curiosity. It seems like you are that kind of person, are you not?"

Ya, gw adalah termasuk ke dalam golongan orang-orang yang murah hati untuk memberikan bantuan kepada orang lain. Sebuah perbuatan yang sangat baik. I sincerely enjoyed being nice. Hanya saja sifat gw ini tidak jarang menjadi senjata api yang meledak sebelum ditembakkan. Tidak jarang gw merasa kelelahan dan kesulitan karena cenderung untuk selalu menyanggupi apa yang orang lain inginkan untuk gw bantu. Walaupun begitu gw percaya dengan kelelahan dan kesulitan yang gw hadapi selama ini -- dan yang akan gw hadapi di masa depan -- akan membuahkan sebuah "balasan" yang setimpal. Satu pelajaran hidup yang telah lama gw budayakan dan akan selalu gw pertahankan; jangan pernah ragu untuk menjulurkan tangan.

Tuesday, August 31, 2010

To think or not to think

Pernah seseorang bercerita ke gw mengenai pilihan-pilihan yang sudah dibuatnya selama ini. Gw tergerak untuk mengabadikannya dengan menulis sebuah uraian pendek mengenai betapa "susahnya" kita untuk membuat suatu pilihan.

Trade-offs. Hal yang pasti kita temui ini memang kadang dapat menyerupai pisau bermata dua; menguntungkan dan merugikan. Kalau dalam dunia ekonomi, kita mengenal sebuah ide yang bernama opportunity cost. Ide itu membuat kita untuk dapat menganalisa suatu pilihan dan mengetahui pilihan manakah yang seharusnya kita ambil dengan "menghitung" pilihan mana yang membutuhkan pengorbanan lebih besar. Sebuah ide yang sangat jenius tetapi tidak sempurna. Pertanyaannya adalah: Apakah semua hal bisa dihitung?

Jika kita dihadapi dengan sebuah kondisi di mana kita harus memilih antara permen atau es krim, kita tentu akan bisa menjawab dengan mudah; dipengaruhi dengan tingkat preferensi kita kepada kedua makanan manis tersebut. Jika kita dihadapi dengan sebuah kondisi di mana kita harus memilih antara mandi atau tidur, kita juga masih bisa menjawab dengan mudah; dipengaruhi dengan tingkat urgensi atau prioritas pribadi kita terhadap kedua kegiatan tersebut. Kedua contoh kasus di atas termasuk ke dalam kategori pilihan yang harus dibuat dengan hanya mempertimbangkan beberapa hal saja; hal yang sifatnya kongkrit. Tetapi coba bayangkan ketika kita harus memilih, contoh mudahnya, teman atau keluarga. Umumnya kita akan mencoba mencari poin-poin yang harus dipertimbangkan untuk dapat memilih di antara kedua hal tersebut. Setelah itu, kita akan kembali ke konsep opportunity cost yang sebelumnya sudah gw sebut. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: Apakah itu sudah merupakan cara yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini? Apakah kedua opsi yang harus dipilih dapat dihitung?

Gw menjawab "Tidak". Kadang memang kita dihadapi dengan kenyataan yang dapat menggandakan denyut jantung, menyesakkan paru-paru, atau hampir menerobos batas kesabaran kita. Memilih adalah bukan sesuatu yang mudah dilakukan. Memang "menghitung" kadang dapat membantu kita menyelesaikan sebuah trade-off, tetapi tidak selalu berhasil. Terkadang, hanya perasaan yang dapat memberikan solusinya. You can call me cheesy but it is the truth.

"Sometimes, thinking is not a way to get through our problems. Sometimes, not thinking is the best solution. When it comes to a situation where you can't find another way to settle a condition, stop thinking. Light sometime comes when you least expected." -R. Hava Duhita

This works in almost every kind of situations. When you have an assignment deadline; When you get bored of doing nothing; When you fall in love.

Thursday, August 26, 2010

Happy? Yes, I've always been.